Sunday, February 3, 2013

Stop being Childish!




Oke, cerita ekstra minggu ini dimulai dari hari selasa kemarin, dimana kami sekelas disuruh sama Pak Indri untuk menuliskan alamat blog kami semua disecarik kertas. 



Untuk apa? Katanya sih untuk dicek gimana sih keaktifan dan ke-ga-pe-an kami terhadap dunia cyber ini. Ya, perlu digaris bawahi kalau nge-blog sudah pasti bukan termasuk dalam salah satu poin yang diajarkan disekolah, jadi katanya sih ini bisa jadi tolak ukur keaktifan kita gitu, jadi kalo kita punya blog yang berdesain/dikreasikan dengan unik kemungkinan bisa jadi nilai plus untuk kita.



Well, aku sih fine-fine aja ya, malahan bersyukur banget soalnya aku gak usah susah-susah lagi (ada temenku yang gak tau ngeblog loh). Tapi semua jadi masalah waktu aku tahu kalau Pak Indri nyuruh nulisnya di kertas yang dia kasih dan diisi bergilir.  



dfq. Gimana ini? Aku gak mau blog ini diketahui oleh teman sekelas. Apalagi oleh salah satu orang (sebut saja eks) yang tingkat ke-KEPO-an dia terhadap masalah orang lain itu TINGGI BANGET. Jujur aku gak suka sama sifat si-eks yang ini, banget. Pengen tahu segala macam rahasia orang. Bahkan gak jarang dia sedikit maksa, kalau gak diceritain dia bakal nanya sama orang lain tentang rahasia itu, dfq dan kekanakkan banget kan kelakuannya?



Dan itu sudah pernah aku alami. Dia berkali-kali nanya dan cuma aku balas dengan senyum.



Memang sih, aku bisa memberitahu pak Indri alamat blog yang satu lagi, tapi yaa.. itukan fanblog khusus Cassiopeia ._. aku juga gak mau dipandang guru sebagai siswi gak berguna yang menghabiskan waktunya di internet hanya untuk hal-hal yangorangtuaanggapkonyol seperti fangirling. Weits, gak lah. Bisa-bisa citraku tercemar -_- Jadi ya sudahlah, blog ini aja. Lagipula kan bisa aku isi terakhiran. Aku berpikir begitu sampai beberapa detik kemudian ada yang teriak "desty be yang duluan~ kan ado blog tu"




dfq

dfq

dfq

dfq

dfq



Aku tahu kamu ngefans sama aku, aku tahu kamu pengen tahu segala hal tentang aku, tapi gak usah begitu juga kali!! =_=

Kelihatan sekali yang KEPO~ yang mau jadi stalker~
cih. =_=


Terpaksa deh aku tulis diurutan pertama dengan harapan siapapun yang membacanya terkena amnesia dan sudah melupakan blog aku beberapa detik kemudian. aamiin.



Aku gak tahu kelanjutannya, tapi sepertinya sih dia udah nge-stalk dan membaca semua hal disini. instingku sih berkata begitu.



Bukannya aku benar-benar benci dengan si-eks. Dia teman yang baik dan ceria. Pintar lagi. Tapi tetap saja aku tidak suka kalau sudah menyangkut privasi.  Itulah sebabnya mengapa aku memposting 'Attention and Thank You!' selasa kemarin. Sebagai peringatan sajalah kalau aku benar-benar tidak ingin DI GANGGU.



Pernah dengar istilah 'teman makan teman' ?



Alkisah ada seorang gadis yang menyukai seorang laki-laki. Awalnya tidak ada yang mengetahui rahasia manis sang gadis itu, sampai pada akhirnya dia memberanikan diri bercerita kepada teman-teman lainnya. Teman-temannya gembira dan meyambut positif pengakuannya itu, bahkan memberikan support lebih terhadap sang gadis. Mereka suka memasang-masangkan sang gadis dengan sang pujaan hati. Tapi ternyata dibalik gelak tawa itu tersimpan suatu hal picik. Salah satu dari teman sang gadis ternyata juga mempunyai perasaan khusus juga terhadap si laki-laki. Bukannya berusaha menjadi teman yang baik dengan berkata jujur terhadap sang gadis, justru dia malah menumbuhkan angan kalau-kalau suatu hari nanti DIAlah yang akan bersama sang lelaki. 



Mendukung didepan, tapi berniat menghancurkan dibelakang.. bukankah itu… picik?



Istilah itu bukan cuma istilah loh, bukan juga sekedar hal yang digembor-gemborkan lewat lakon sandiwara di televisi. Tapi itu adalah salah satu kenyataan yang kerap terjadi.



Bahkan ini menjadi kenyataan aku saksikan sendiri.







Itulah mengapa terkadang aku menjadi begitu introvert bahkan terhadap teman-temanku sendiri. Karena tidak ada yang tahu betapa kompleksnya hati seorang manusia itu.



Saya hanya berbagi rahasia saya (khususnya tentang cowok) pada orang yang benar-benar saya percaya ia bisa menyimpannya dan mendukung saya dengan sepenuh hati. Bukan orang yang malah berbalik suka dan bermuka dua, pura-pura mendukung padahal dihati ikutan suka dan berniat merebut kalau ada kesempatan. Saya tidak suka orang seperti itu.Menjijikan.



Seperti itulah.



Awalnya cuma mau bicara sedikit, eh malah curhat sepanjang ini. Hahaha.



Untuk si-eks semoga kau membaca ini. Tolong hentikan kebiasaan burukmu itu! Semua orang punya batas privasi masing-masing! Sadarlah bahwa tidak semua orang suka urusannya dicampuri oleh orang lain. Berhentilah bertingkah KEKANAKAN! Oke!!!!!!!!!!!?



Terima kasih! ^_^