Sunday, June 16, 2013

Support

Hai blog!

Udah lama ya enggak posting apa-apa disini. Emang sih baru empat hari, tapi dalam empat hari ini sudah banyak terjadi hal-hal yang merubah segalanya. Iya, aku udah di Palembang sekarang :3 Aku enggak akan bercerita banyak tentang hal-hal apa saja itu, karena itu bukanlah fokus curhatan kali ini.

Semua juga udah tahu. Tujuanku ke Palembang bukan sekedar ingin menyelesaikan tetek bengek registrasi UNSRI, tapi malah lebih ke proses penyembuhan. Enggak perlu dijelaskan ya penyembuhan apa, hahaha. Tapi yang jelas aku berharap banyak dihari keberangkatan, Palembang bisa menyembuhkan aku.

Tapi yang aku temukan disini bukanlah penyembuhan, sakitku malah semakin parah. Memang banyak banget kejadian yang udah berhasil membuatku ceria dan senyum lagi. Tapi tetap aja ada yang kurang. Apalagi kalau malam tiba, aku enggak bisa tidur nyenyak sama sekali. Pikiranku penuh oleh satu orang, Junpei-kun. Bukannya sengaja, tapi muncul begitu aja dan parahnya enggak mau hilang-hilang. Alhasil banyak jam tidurku yang terbuang percuma.

Aku bingung. Padahal tekadku sudah bulat banget eoh, tapi kok tetap saja gini.
Ah. Aku galau, aku sakit. Nyeri di jantung masih kerasa banget mau sekuat apa aku menyangkal.

Ya Allah tolong

Tepat setelah aku berpikir begitu.. tiba-tiba Junpei-kun ngebalas chat-an kami di facebook! chat-an yang notabenenya udah terbengkalai 2 hari.

Kami pun melanjutkan chat-an yang tertunda.

Dan kau tahu apa? Segala sakit dan nyeri hilang begitu aja! Ajaib sumpah, bahkan chat-an singkat itu berhasil mengembalikan senyumanku seperti sediakala. Aku pun tidur nyenyak~ sekali malam itu.

Ya Allah, begitu besarkah pengaruh dia pada diriku? kenapa? (TwT)

Chat-an itu berlanjut hingga hari ini.

Dari situlah aku mikir, gimana aku bisa sembuh kalau gini ceritanya?

Dan seperti biasa aku mengeluarkan clue galau di twitter~

Soknyaa aku bilang pengen sembuh tapi ujung2nya nyenyak gaknya tidur masih tergantung dia._.)a
 Aku termangu membaca kalimat yang baru aku tulis itu. Semakin dilihat semakin timbul kegalauan. Bego emang.
Cinta baru? Lol semudah itukah? Nggak.
 Yang bisa secepat itu cuma bajingan. Sayangnya aku bukan bajingan :v
Kalian tahu sendiri ya gimana sepotong kalimat bisa berpengaruh besar dengan mood-ku. Begitu juga tadi, setelah mengeluarkan unek-unek bukannya hilang malah tambah sedih hahaha.

Berusaha mengusir kegalauan, akupun keluar kamar dan secara enggak sengaja ngelihat kakak sepupu-ku tersayang lagi serius ngelihatin HP-nya.

Wew, jangan-jangan kakak tu lagi liat twitter. Ha~ pasti tebacolah twitan aku tadi. Ah anggap bae dak ado, siapo jugo sih yang peduli dengan ocehan aku hahaha.
Tapi kali ini dugaan aku meleset. Bukannya mau ge-er ya, tapi justru setelahnya si kakak malah nunjukin semacam sinyal kepedulian (?) kayak tadi aja dia nge-hidupin TV dan nyuruh aku nonton.. terus dia juga yang ngajak buat ikut pergi ke rumah wak malam ini. Kami memang tergolong (?) dekat sebagai saudara, tapi sikap dia malam ini tuh beda, seakan dia mau ngebantu aku biar enggak terlalu galau.

Ha~~ aku terharu~~ beneran (TwT) 

Jantungku terasa hangat dan aku enggak bisa berhenti tersenyum hahaha~ terlebih lagi aku juga tadi masih chattingan dengan Junpei-kun :D

Thanks for caring, bro! Hal-hal kayak gini nih yang adek suka dari kakak hehehe :3

Dan.. untuk Junpei-kun.

Semakin kesini aku semakin sadar bahwa semakin aku bertekad untuk pergi malah semakin riweuh. Jujur aku jadi merasa munafik dengan segala "tekad" yang aku katakan kemarin. Aku sayang kamu. Dan aku enggak mau lagi bohong dengan diri sendiri bahwa aku kuat dan sanggup pergi dalam sekejap. Biarkan segalanya mengalir apa adanya mungkin adalah ungkapan yang tepat untuk sekarang :)

Maafkan Desty yang rapuh ini ya~ tapi itu adalah apa adanya aku. Kau pasti ngerti, aku yakin~^^

Udah dulu ya. Sebenarnya aku ingin sekali berbagi kisah selama aku di Palembang 3 hari ini, tapi kayaknya sekarang bukan waktu yang pas. Seperti kata seseorang, Tunggu saat yg tepat~

Ok! Jaa na~! 

Wednesday, June 12, 2013

Insa (Last Greeting)



INSA
Dong Bang Shin Ki
&
Hero Jaejoong (Personal Ver.)


ba-ram-i meo-mun geu si-gan jo-cha
na-e-gen neo-mu mo-ja-ran-geol
han-beon-e mi-so ma-ji-mag in-sa
sa-rang-ham-ni-da geu-dael..


si-gan-e ji-chyeo-do sa-rang-e a-pa-do
geu si-gan jo-cha chu-eog-i-go
ma-ji-mag in-sal ha-ne-yo


sa-rang-ham-ni-da

sa-rang-ham-ni-da

Fly away Fly away Love
Fly away Fly away Love
Fly away Fly away Love


nae saeng-e dan-han-beon-ui sa-rang-a~
 an-nyeong...


Even that time when the wind stays
Its not enough for me.
I smile one more time and give my final greeting
I love you.

I am tired now and love is hurts..
But even if that time is just a memory
I have to give my final greeting.


I love you,

I love you.

Fly away Fly away LOVE
Fly away Fly away LOVE
Fly away Fly away LOVE


The one true love of my life,
Goodbye...

Waktu yang tepat

Gak perlu lah ya ngejelasin gimana bengkaknya mataku saat ini.

Gila.
Gila
Gila
Ini benar-benar gila.

Aku enggak tahu kalau pada akhirnya aku bakal 'sejatuh' ini. Dulu aku juga pernah mengalami hal seperti ini, tapi yang sekarang, kurasa jauh lebih parah.

Dulu memang sakit, tapi gak sesakit ini. Aku yang sekarang enggak bisa secuek dulu, bro. Sebentar lagi aku 18 dan sesuatu yang bisa disebut 'insting seorang wanita' tanpa disadari sudah muncul didalam diri -_-

Dan ini benar-benar membuatku susah.

Entah kekuatan dari mana akhirnya dengan mem-babu-buta aku berhasil mengungkapkan perasaanku, dan yang lebih gilanya lagi aku juga menanyakan keberadaan sebuah 'kesempatan'.

Aku sok berani

Tapi tetap saja hasil akhirnya udah ketebak.

Aku-patah-hati.

Well, dari awal aku juga udah tahu akhirnya bakal gini.

Mati. Inilah yang namanya bunuh diri.

Sekarang mau apalagi?
Segala urusan telah selesai,  semua yang ingin aku ungkapkan sudah tersampaikan.
Seharusnya aku bisa tersenyum lega sekarang, yeah.

Aku bisa bertingkah ceria, tertawa terbahak-bahak tapi aku enggak bisa mengabaikan rasa sakit ini Kasihan sekali jantungku, semalam dia benar-benar menderita gara-gara aku.

Ya Allah, selamatkan jantungku

Sekali lagi enggak perlu lah ya ngejelasin gimana bengkaknya mataku saat ini.
Untuk apa aku jelaskan? Toh tak ada yang peduli?

 "Sebenarnya kami juga suko dengan kakak"

Manis sekali. Bahkan disaat terakhir pun kau masih mau menyenangkan hatiku. Makasih, kau benar-benar baik ndre :)

"Tapi, sudah ada orang lain.. maaf kami dak biso"

Beruntungnya dia.

"Semoga orang yang kau sukai bisa menyukaimu dan membahagiakanmu lebih dari apa yang aku bisa"

Tapi, diatas semua ini satu hal yang aku tahu pasti. Aku enggak akan pernah menyesali apa yang sudah aku lakukan. Tidak akan pernah. Ini terlalu berharga buat disesali, ya kan?

Seandainya aku diberi kesempatan..

Ah sudahlah, toh pada akhirnya aku memang harus pergi. Hahaha.

Kakak pergi, jangan nyesal ya ;)

Aku enggak tahu apa yang akan terjadi kedepan. Kita tahu kalau hidup itu penuh kejutan. Ada banyak hal yang terjadi, yang enggak pernah terduga sebelumnya. Jadi.. kurasa sah-sah saja kan jika aku berdoa. Semoga kelak kita akan dipertemukan pada saat yang tepat. Kalau bukan sekarang, mungkin lain kali? Siapa yang tahu? ;)

Aku bakal tetap suka kok, tapi aku juga tidak bisa menjamin sampai kapan bisa bertahan")b Semoga kita benar-benar menemukan waktu yang tepat ya, Junpei-kun?


Tuesday, June 11, 2013

Batas

Ya Allah

Jika suatu hari nanti aku kembali jatuh cinta, tolong buat aku jatuh cinta kepada orang yang memang juga bisa mencintaiku.....

Desty kuat, Desty sabar dan Desty juga ngerti.
Tapi bukankah semua ada batasnya ya 'kan?

Bahkan bumi pun memiliki batas masa-nya sendiri, bukan? :)

Maafkan Desty yang terlalu banyak meminta.
Tapi jika bukan kepada-Mu, kemana lagi aku bisa?

Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.

desty@nurmadestyanggraeni.blogspot.com

Thursday, June 6, 2013

Kata Orang

Kata orang, kekasih hati terbaik adalah seseorang yang bisa membuat kita semakin dekat dengan Tuhan.
Kata orang, orang yang paling beruntung adalah orang-orang yang memiliki pendamping yang setia, setia pada dirinya dan juga pada Rabb yang menciptakan mereka.
Kata orang, kebahagiaan sejati adalah kebahagiaan orang-orang yang memiliki kekasih hati yang senantiasa membimbingnya untuk terus melangkah dijalan sang Ilahi.

Aku ingin seperti itu ya Allah. Ingin sekali.
Aku ingin, jika aku jatuh cinta pada seseorang maka rasa cinta itu akan membawaku semakin dekat dengan-Mu.
Kelak, aku ingin memiliki dan dimiliki oleh pasangan sejati yang senantiasa sabar dalam membimbingku untuk semakin dekat dengan-Mu, ingin memiliki dan dimiliki oleh seseorang yang tak segan menegurku jika aku sudah terlampau jauh dari-Mu dan aku juga ingin memiliki dan dimiliki oleh seseorang yang tulus menyayangiku karena-Mu.

Kata orang, jika ingin orang berlaku baik pada kita maka kita harus terlebih dahulu berbuat baik padanya.
Kata orang, jika kita ingin dihargai maka kita harus lebih dulu menghargai.
Itu artinya jika aku ingin keinginanku akan "pembimbing" itu tercapai maka aku harus lebih dulu menjadi "pengingat" bagi orang-orang disekitarku.


Jika aku ingin seseorang menyayangiku karena-Mu, maka aku akan menyayangi dia karena-Mu.
Jika aku ingin seseorang mencintaiku karena-Mu, maka aku akan mencintai dia karena-Mu.
Jika aku mendambakan pasangan yang senantiasa mendekatkanku pada-Mu, maka aku juga akan berusaha  mendekatkan orang-orang disekitarku kepada-Mu.

Aku tahu aku belum pantas, mengingat terkadang aku sendiri masih jauh dari-Mu.
Tapi wahai Rabb-ku, aku akan berusaha melakukannya. Walaupun hanya hal-hal kecil saja yang mampu aku lakukan, tapi aku tahu itu akan merubah banyak hal. Insya Allah.

Tuesday, June 4, 2013

Kono Mune no Tokimeki wo

Kalau... aku berharap adanya ikatan diantara kita, egoiskah aku?
Ya Allah.. kenapa aku jadi begitu 'jatuh' seperti ini?



Hei kamu. iya kamu...
Gak usah basa-basi panjang lebar pun aku yakin kamu sudah tahu perasaanku...


Tolong dengarkan ini ya... onegai..
KONO MUNE NO TOKIMEKI WO
Mano Erina 


Kousha goshi ni shizumu yuuhi tottemo kirei datta
Anata no namae tsubuyaite hitori terete baka ne...


Donna koto mo donna muri mo yurushite shimaeru kara
Anata wa tokubetsu na hito to nikki ni kaite shimau yoru


Koi wo shite kagayaite
Otona ni naru sonna story
Setsunai yoru wo koetara utsukushii asa desu


Kono mune no tokimeki wo
Todoketai no anata dake ni
Dokidoki shiteru zutto
Naichau kurai suki dakara


Konna furi ni hanashitetai anata ni mitsumerarete
Osanai watashi ni nattetari fushigi ne betsu no kao shitari...


Kono mune no tokimeki wo
Todoketai no anata dake ni
Dokidoki shiteru zutto
Naichau kurai suki dakara



The sunset behind the school building was really pretty
I whispered your alone and blushed alone; stupid, huh…?


I’ll forgive anything, no matter how unreasonable
You’re that special – I find myself writing that in my diary tonight


A story of falling in love
Shining, growing up
If you get through the painful night, there’s a beautiful morning


I want to give the love in my heart
To you, only you
I’m so nervous
I could cry, I love you that much


I want to talk like this, with you looking at me
I revert to my childhood self, make a strangely different face…


I want to give the love in my heart
To you, only you
I’m so nervous
I could cry, I love you that much


Sunday, June 2, 2013

2 Juni 2013 !!!!

Selamat ulang tahun sayangku, kebanggaanku!!  (^___________^)
Selamat hari jadi ke-17!!!!

Berbahagialah! Hari ini tidak akan terulang lagi untuk yang kedua kalinya.
Semoga umurmu menjadi berkah, dan semua yang kau idam-idamkan tergapai.
Tersenyumlah! Tertawalah!
Kau harus berbahagia, sayangku.

Jika suatu hari nanti kau menemukan kesulitan ataupun batu sandungan dalam menggapai asa-mu, jangan pernah menyerah. Ingatlah aku, sayangku. Ingatlah bagaimana seorang aku yang bermental lembek dan berhati lemah ini bahkan sudah berani bertekad untuk mengungkapkan perasaanku padamu, sesuatu yang bahkan masih membuatku menggigil jika aku pikirkan kembali hingga detik ini. Semua butuh keberanian, sayangku. Dan aku yakin kau bisa. Kau pasti bisa
Aku memang bukan siapa-siapa bagimu, tapi kau adalah salah satu orang yang paling berharga dihidupku.
Maafkan aku yang malah pergi dihari istimewamu ini. Aku ingin sekali datang menemani, meskipun sebetulnya kehadiranku tidak pernah diharapkan.
Berbahagialah sayangku, berbahagialah selalu. Mulai hari ini dan selamanya! :)

desty@nurmadestyanggraeni.blogspot.com