Friday, August 16, 2013

Aku Juga

"Tak kusangka semua menjadi seperti ini. Maafkan aku."
"Tak apa, kuharap kau bisa mengerti"
Wanita itu mengangguk pelan, "Aku mengerti"

Hening. Suasana yang semula hangat berubah menjadi canggung, dan terasa menyakitkan. Kedua orang itu hanya duduk diam tak tahu ingin mengatakan apalagi.

"Apa.. apa kau ingin kopi? akan kubuatkan," cetus sang wanita seraya tersenyum berusaha mencairkan suasana.
"Tidak usah, aku akan pulang sekarang."
"Baiklah akan kuantar kau sampai pintu depan."

Lampu jalanan bersinar muram, bahkan cahayanya tidak mampu menembus kegelapan diujung jalan.

"Jadi," gumam sang wanita. "Persahabatan kita sampai disini, bukan?"
"Apa maksudmu? Tidak lagi bertemu bukan berarti persahabatan kita berakhir."
"Bukankah lebih baik diakhiri? Untuk apa dipertahankan sedangkan untuk menemuimu saja aku tidak bisa?"
"Hana," ditatapnya kedua mata sang wanita yang terus menatapnya lembut.
"Chandra"
"Hum?"
"Yang mencintaimu bukan dia saja, kau tahu?"

Chandra terdiam dan hanya bisa menatap pias pintu yang perlahan tertutup.

Saturday, August 10, 2013

Percakapan Nyeleneh Saat Upacara Bendera

Halo!

Mau selemas apapun kondisi tubuh, tetap saja wajib memulai dengan sebuah 'halo!'. Sebuah kebiasaan lama yang sempat hilang, tapi kayaknya pengen aku mulai lagi. Enggak tahu kenapa, tapi yang jelas setiap kali memulai postingan dengan 'halo!' rasanya jadi lebih bersemangat kekeke~

Oke sampai disini dulu ngebacotnya. Maaf aku emang suka ngebacot hehehe (^Д^)フ

Pagi ini ditengah asiknya ngulet-ngulet ditempat tidur sambil mantengin timeline twitter, tiba-tiba aku jadi teringat dengan satu percakapan nyeleneh kami saat upacara bendera. Nyeleneh tapi ngena.

Sempat-sempatnya ngegossip ye, padahal lagi upacara. Hahaha


Teman 1 : Wih bentar lagi kito nak kuliah jok.
Teman 2 : Iyoo dak teraso yo. Terus kuliah, kerjo, terus nikah, punyo anak. Eh la tuo bae agek kito nih.
Teman 1 : Iyo nianlah. Pokoknyo agek tu pas kuliah aku nak siap-siap nyaring (?) cowok-cowok buat jadi pasangan. Mano tau yang kito dapat tulah agek jodoh kito. Jadi cari yang baek-baek.
Aku : (dari tadi dengerin) Beeeh parah nian kamu ni, belum lagi apo-apo la mikiri jodoh bae.
Teman 2 : Beh jangan salah des, ini ni harus dipikirin dari sekarang.
Aku : La jauh nian pikiran kamu ni -_- kuliah dulu jok, kerjo, biso ngehidupin diri dewek, barulah mikir itu.
Teman 1 : Aih, udah pastilah itu kami pikirin jugo, tenang bae. Tapi ini jugo perlu dipikirkan. Coba kau itung yo. Sekarang taroklah kito 17. Tigo tahun lagi kito 20, tujuh tahun lagi 24, 11 tahun lagi dak teraso la 28. Emang sih masih lamo, tapi waktu tu kadang dak teraso loh. Kau mau melajang seumur hidup?

/diam/


Teman-teman aku ni emang ambisius semua kalo menyangkut ginian ==a Apalagi setelah kena dampak UN -_-

Ya begitulah -_-

Poof! :menghilang:


Des, kenapa bacotan lo itu selalu lebih panjang daripada inti postingan yang dibawa -_-
Hehehehehe entahlah yoooo  ( ̄)

Thursday, August 8, 2013

Lebaran Idul Fitri 1434 H : SEMANGAT!

Halo!

Akhirnya sampai juga dihari yang ditunggu-tunggu sejuta (atau berjuta-juta?) umat hehehe

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H.

Mohon maaf lahir dan batin teman-teman semua ^_^ Maaf kalau selama ini kappa imut ini terlalu narsis Desty ada salah sama kalian hehehe.

Sebenarnya agak kurang enak ya bilang-bilang maaf  disini sementara ada masalah urgent yang belum bisa aku selesaikan :( Habis aku terlalu pengecut sih. Satu patah kata pun enggak berani aku ucapkan. Gimana ya?


Ah udahlah, lebaran adalah waktunya kita berbahagia. Jangan rusak momen ini dengan kegalauan, des. Hehehe.

Btw, ngapain sih des ngepost jam segini? Kentara banget enggak solatnya.
Huehehehe belum rezeki aku shalat Id Fitri tahun ini u,u

Ramadhan tahun ini berkesan sekali. Ada banyak kejadian yang membekas dikalbu. Ada yang membahagiakan adapula meninggalkan kesan buruk. Tapi ya kita ambil sisi positifnya saja, aku jadi lebih mengenal diri sendiri! Dan juga berkat kejadian-kejadian itu pula aku jadi lebih banyak berinteraksi dengan sahabat-sahabatku, berbagi bersama mereka, dan tentu saja bisa lebih dekat dengan Allah SWT. Hehehe. Sepertinya aku sudah memulai perjalanan dalam memenuhi harapan poin 9, 10, dan 12-ku. Hehehe senangnyaaa~ :D

Dan di Ramadhan tahun ini pula aku menemukan semangatku kembali, mendapat motivasi yang besar untuk terus berusaha menggapai impian terbesarku, bertemu DBSK. Yeah!! NO MORE PESSIMISTIC!!!

Dan aku harap semua ini enggak hanya berlaku di Ramadhan yang lalu saja, tapi bisa terus berlanjut untuk kedepannya hehehe aamiin ya Rabb.

SEMANGAT!!! ^_^


desty@nurmadestyanggraeni.blogspot.com

Saturday, August 3, 2013

Broken heart? Orang ketiga? Ini Ada Rekomendasi Lagu Galau~

Halo!


Desty kembali ingin berbagi kegalauan. Maaf deh maaf kalo aku cuma bisa berbagi kesedihan aja akhir-akhir ini. Hehehe. Maklum aku masih jadi pengangguran sementara sih, belum memasuki 'kerjaan tetap' dan memiliki kegiatan yang berarti. 


Iri sama teman-teman yang udah melalang buana mengikuti kegiatan kampus masing-masing dan mereka punya beribu-ribu kisah menarik yang bisa dibagikan.
 

Cuma berkeliaran didalam dan sekitar rumah mana punya pengalaman baru buat diceritain -_-; Jadi cuma cerita yang kalian juluki "itu lagi itu lagi" yang bisa aku bagi sekarang u,u Nikmati aja ya, semua ada masanya kok hahaha.

Oke jadi apa kegalauan kita kali ini? 


Katanya enggak mau galau lagi des, katanya kemaren yang terakhir. Dih gimana sih
Heh ini semua bersumber dari aceng tauk -_- 
 

Semua bermula saat aku dm-an sama Aceng (panggilan Ajeng :p ). Biasa, kita curhat dan gossiping. Dan tiba-tiba dia merekomendasikan dua buah lagu dari 2 grup akustik Indonesia. Kata aceng sih dua lagu ini cocok banget dengan aku. Nian pake banget. Saking penasarannya aku langsung beralih ke laptop deh buat streaming hahaha. Langsung aja kita bahas perlagu ya.




HiVi! - Orang Ketiga


 
Pas pertama baca judulnya sumpah aku kaget banget. JLEB. ORANG KETIGA??? Ini maksud aceng apaaaa???? Sompret lu ceng. Jujur aku langsung sinisan gitu, ini maksudnya apa orang ketiga u,u maklumlah aku masih berada pada masa-masa tersensitif >,<


Kukira lagunya bakal mengerikan sekali. Maksudnya, aku ngebayangin ini lagu penuh "cacian" untuk orang ketiga ataupun "cacian" dari orang ketiga itu sendiri. Dan pasti bahasanya bakalan berat dan so-galau-ing banget seperti lagu Indonesia lainnya. Tapi ternyata berbeda jauh dari bayanganku, lagu ini menyentuh sekali. Diceritain dari sudut pandang si orang-diluar-hubungan dengan bahasa yang manis. Musiknya pun nyaman. Intronya sedikit mengingatkanku akan musik Depapepe hehehe~~


Dan satu poin yang bikin aku kaget sekaligus senang, lagu ini benar-benar laguku. Liriknya benar-benar persis dengan apa yang aku pikirkan. Bukan hanya sepatah dua patah kalimat saja, tapi semuanya! Seakan membaca buku harian sendiri!


 Kasih maaf bila aku jatuh cinta, maaf bila saja kusuka~ saat kau ada yang punya~ :3




Tulus - Sewindu


 
Awal baca judulnya aku kira judul lagunya itu Tulus dan Bandnya itu Sewindu,  eh ternyata terbalik hahaha :3 Aku enggak pernah lagi ngasih perhatian ke musik Indonesia sih beberapa tahun terakhir ini, aku sudah benar-benar ditawan oleh lima pria ajaib yang menamakan diri mereka Dong Bang Shin Ki!

Dengan begonya aku mikir, Tulus? Wah apa lagu ini menceritakan tentang curhat colongan orang yang merasa tidak adil akan cinta padahal mereka sudah amat sangat tulus?


Tapi kali ini aku enggak lagi berpikir sinis karena udah 'terhibur' dengan lagu sebelumnya xD Setelah dengarin dugaanku benar-benar meleset! Gak ada tuh ceritanya mewek-mewekan dilagu ini hahaha. Jadi salah paham gara-gara salah ngira judul ini u,u :D


Sama dengan lagu sebelumnya, Lagu ini benar-benar manis, dan musiknya bikin nyaman. Walaupun tidak semua bagian liriknya 'benar-benar gue banget' seperti lagu sebelumnya, tapi aku jauh lebih suka lagu ini. Entahlah, mungkin gara-gara liriknya benar-benar mengingatkanku dengan kenangan-kenangan konyol saat itu? x)) Sepanjang dengarin lagu ini, aku enggak bisa berhenti senyum-senyum sendiri hahaha x))


Satu lagi yang aku suka. Lagu ini mengandung motivasi tersendiri untuk aku :3


Jujur memang sakit di hati
Bila kini nyatanya kau memilih dia
Takkan lagi ku sebodoh ini
Larut di dalam angan-angan tanpa tujuan~



Lagu ini benar-benar terasa spesialnya, jadi spesial deh aku bagi liriknya :)


 
Tulus - Sewindu

Sudah sewindu ku di dekatmu
Ada di setiap pagi, di sepanjang harimu
Tak mungkin bila engkau tak tahu
Bila ku menyimpan rasa yang ku benam sejak lama 

(Ya, setelah peristiwa itu tak mungkin kau tak tahu, ya kan? :D )

Setiap pagi ku menunggu di depan pintu

(Setiap ketemu kalimat ini, aku benar-benar tersenyum lebar! Ingat waktu 'peristiwa', saat menunggu dengan jantung berdebar keras didepan ruang ujian semester 2 kalian sampai siang demi memberikan kadokecilku untuk ulang tahunmu yang sudah lewat 5 hari, duduk sendirian didepan kelas barumu menunggumu dan akhirnya aku berakhir mengenaskan saat itu hahaha :")
School days? Tepatnya setiap hari. Pagi duduk dikursi depan hanya untuk sekedar menunggumu lewat. Waktu istirahat sering sekali tegak-tegak gak jelas didepan pintu kelas, kadang bengong sendiri di dekat tangga kebawah xD siapa tahu ketemu kamu hahaha modus. Aku tidak suka menunggu, tapi aku buat pengecualian khusus untuk kamu hahaha entahlah pikiranku sudah tidak bisa berpikir logis lagi! X"D)

Siapkan senyum terbaikku agar cerah harimu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis

(Cukup sekali. Senyummu yang simpel itu benar-benar pennyemangatku disela-sela asem dan ruwetnya kehidupan kelas 12)
Di setiap pagimu, siangmu, malammu.


Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku

(Nusuk. Iya, aku merasa dilupakan. Benar-benar dilupakan setelah semuanya. Ternyata selama ini memang hanya aku sendiri yang merasa bahagia ya..)
Semua pagi kita, semua malam kita

(Malam? Oh kita punya satu kenangan bersama! Satu-satunya dalam hidup, kurasa eheh :D )

Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
(Entahlah. Aku masih ingin menunggu. Tapi kamu, orang yang kutunggu malah tidak ingin ditunggu. Aku harus bagaimana?)
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu

(Ingat saat aku dengan beraninya 'gombal'? Sampai-sampai kau meledekku xD "Ini semacam gombal gitu yo kak? :p" Hahaha. Lirik ini benar, gak akan ada lagi. Kakak gak akan bisa lagi seperti itu :") )

Setiap pagi ku menunggu di depan pintu
Siapkan senyum terbaikku agar cerah harimu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis
Di setiap pagimu, siangmu, malammu


Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku
Semua pagi kita, semua malam kita


Oh tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Oh tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu


Jujur memang sakit di hati
Bila kini nyatanya kau memilih dia
Takkan lagi ku sebodoh ini
Larut di dalam angan-angan tanpa tujuan

(Benar sekali! Aku dapat jawaban dari pertanyaanku sebelumnya! Keren! Aku jadi termotivasi!)

Oh tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Oh tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu

 
Sedikit quote sebelum mengakhiri postingan ini, 

"Sebuah lagu. Ketika kamu bahagia, kamu akan menikmati musiknya. Namun saat kamu sedih, kamu akan memahami liriknya.. "



desty@nurmadestyanggraeni.blogspot.com