Saturday, August 3, 2013

Broken heart? Orang ketiga? Ini Ada Rekomendasi Lagu Galau~

Halo!


Desty kembali ingin berbagi kegalauan. Maaf deh maaf kalo aku cuma bisa berbagi kesedihan aja akhir-akhir ini. Hehehe. Maklum aku masih jadi pengangguran sementara sih, belum memasuki 'kerjaan tetap' dan memiliki kegiatan yang berarti. 


Iri sama teman-teman yang udah melalang buana mengikuti kegiatan kampus masing-masing dan mereka punya beribu-ribu kisah menarik yang bisa dibagikan.
 

Cuma berkeliaran didalam dan sekitar rumah mana punya pengalaman baru buat diceritain -_-; Jadi cuma cerita yang kalian juluki "itu lagi itu lagi" yang bisa aku bagi sekarang u,u Nikmati aja ya, semua ada masanya kok hahaha.

Oke jadi apa kegalauan kita kali ini? 


Katanya enggak mau galau lagi des, katanya kemaren yang terakhir. Dih gimana sih
Heh ini semua bersumber dari aceng tauk -_- 
 

Semua bermula saat aku dm-an sama Aceng (panggilan Ajeng :p ). Biasa, kita curhat dan gossiping. Dan tiba-tiba dia merekomendasikan dua buah lagu dari 2 grup akustik Indonesia. Kata aceng sih dua lagu ini cocok banget dengan aku. Nian pake banget. Saking penasarannya aku langsung beralih ke laptop deh buat streaming hahaha. Langsung aja kita bahas perlagu ya.




HiVi! - Orang Ketiga


 
Pas pertama baca judulnya sumpah aku kaget banget. JLEB. ORANG KETIGA??? Ini maksud aceng apaaaa???? Sompret lu ceng. Jujur aku langsung sinisan gitu, ini maksudnya apa orang ketiga u,u maklumlah aku masih berada pada masa-masa tersensitif >,<


Kukira lagunya bakal mengerikan sekali. Maksudnya, aku ngebayangin ini lagu penuh "cacian" untuk orang ketiga ataupun "cacian" dari orang ketiga itu sendiri. Dan pasti bahasanya bakalan berat dan so-galau-ing banget seperti lagu Indonesia lainnya. Tapi ternyata berbeda jauh dari bayanganku, lagu ini menyentuh sekali. Diceritain dari sudut pandang si orang-diluar-hubungan dengan bahasa yang manis. Musiknya pun nyaman. Intronya sedikit mengingatkanku akan musik Depapepe hehehe~~


Dan satu poin yang bikin aku kaget sekaligus senang, lagu ini benar-benar laguku. Liriknya benar-benar persis dengan apa yang aku pikirkan. Bukan hanya sepatah dua patah kalimat saja, tapi semuanya! Seakan membaca buku harian sendiri!


 Kasih maaf bila aku jatuh cinta, maaf bila saja kusuka~ saat kau ada yang punya~ :3




Tulus - Sewindu


 
Awal baca judulnya aku kira judul lagunya itu Tulus dan Bandnya itu Sewindu,  eh ternyata terbalik hahaha :3 Aku enggak pernah lagi ngasih perhatian ke musik Indonesia sih beberapa tahun terakhir ini, aku sudah benar-benar ditawan oleh lima pria ajaib yang menamakan diri mereka Dong Bang Shin Ki!

Dengan begonya aku mikir, Tulus? Wah apa lagu ini menceritakan tentang curhat colongan orang yang merasa tidak adil akan cinta padahal mereka sudah amat sangat tulus?


Tapi kali ini aku enggak lagi berpikir sinis karena udah 'terhibur' dengan lagu sebelumnya xD Setelah dengarin dugaanku benar-benar meleset! Gak ada tuh ceritanya mewek-mewekan dilagu ini hahaha. Jadi salah paham gara-gara salah ngira judul ini u,u :D


Sama dengan lagu sebelumnya, Lagu ini benar-benar manis, dan musiknya bikin nyaman. Walaupun tidak semua bagian liriknya 'benar-benar gue banget' seperti lagu sebelumnya, tapi aku jauh lebih suka lagu ini. Entahlah, mungkin gara-gara liriknya benar-benar mengingatkanku dengan kenangan-kenangan konyol saat itu? x)) Sepanjang dengarin lagu ini, aku enggak bisa berhenti senyum-senyum sendiri hahaha x))


Satu lagi yang aku suka. Lagu ini mengandung motivasi tersendiri untuk aku :3


Jujur memang sakit di hati
Bila kini nyatanya kau memilih dia
Takkan lagi ku sebodoh ini
Larut di dalam angan-angan tanpa tujuan~



Lagu ini benar-benar terasa spesialnya, jadi spesial deh aku bagi liriknya :)


 
Tulus - Sewindu

Sudah sewindu ku di dekatmu
Ada di setiap pagi, di sepanjang harimu
Tak mungkin bila engkau tak tahu
Bila ku menyimpan rasa yang ku benam sejak lama 

(Ya, setelah peristiwa itu tak mungkin kau tak tahu, ya kan? :D )

Setiap pagi ku menunggu di depan pintu

(Setiap ketemu kalimat ini, aku benar-benar tersenyum lebar! Ingat waktu 'peristiwa', saat menunggu dengan jantung berdebar keras didepan ruang ujian semester 2 kalian sampai siang demi memberikan kadokecilku untuk ulang tahunmu yang sudah lewat 5 hari, duduk sendirian didepan kelas barumu menunggumu dan akhirnya aku berakhir mengenaskan saat itu hahaha :")
School days? Tepatnya setiap hari. Pagi duduk dikursi depan hanya untuk sekedar menunggumu lewat. Waktu istirahat sering sekali tegak-tegak gak jelas didepan pintu kelas, kadang bengong sendiri di dekat tangga kebawah xD siapa tahu ketemu kamu hahaha modus. Aku tidak suka menunggu, tapi aku buat pengecualian khusus untuk kamu hahaha entahlah pikiranku sudah tidak bisa berpikir logis lagi! X"D)

Siapkan senyum terbaikku agar cerah harimu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis

(Cukup sekali. Senyummu yang simpel itu benar-benar pennyemangatku disela-sela asem dan ruwetnya kehidupan kelas 12)
Di setiap pagimu, siangmu, malammu.


Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku

(Nusuk. Iya, aku merasa dilupakan. Benar-benar dilupakan setelah semuanya. Ternyata selama ini memang hanya aku sendiri yang merasa bahagia ya..)
Semua pagi kita, semua malam kita

(Malam? Oh kita punya satu kenangan bersama! Satu-satunya dalam hidup, kurasa eheh :D )

Oh tak akan lagi ku menunggumu di depan pintu
(Entahlah. Aku masih ingin menunggu. Tapi kamu, orang yang kutunggu malah tidak ingin ditunggu. Aku harus bagaimana?)
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu

(Ingat saat aku dengan beraninya 'gombal'? Sampai-sampai kau meledekku xD "Ini semacam gombal gitu yo kak? :p" Hahaha. Lirik ini benar, gak akan ada lagi. Kakak gak akan bisa lagi seperti itu :") )

Setiap pagi ku menunggu di depan pintu
Siapkan senyum terbaikku agar cerah harimu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis
Di setiap pagimu, siangmu, malammu


Sesaat dia datang pesona bagai pangeran
Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan
Dan kau lupakan aku semua usahaku
Semua pagi kita, semua malam kita


Oh tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Oh tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu


Jujur memang sakit di hati
Bila kini nyatanya kau memilih dia
Takkan lagi ku sebodoh ini
Larut di dalam angan-angan tanpa tujuan

(Benar sekali! Aku dapat jawaban dari pertanyaanku sebelumnya! Keren! Aku jadi termotivasi!)

Oh tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu
Oh tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu
Dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu

 
Sedikit quote sebelum mengakhiri postingan ini, 

"Sebuah lagu. Ketika kamu bahagia, kamu akan menikmati musiknya. Namun saat kamu sedih, kamu akan memahami liriknya.. "



desty@nurmadestyanggraeni.blogspot.com



2 comments: