Wednesday, December 28, 2016

Review : Indomie Real Meat Rasa Rendang

Halo!

Sebuah entri baru pembuka penghujung bulan desember. Ini kali pertama aku menulis artikel ulasan suatu produk. Hihi. Kalau agak aneh tolong dimaafkan ya.


Tumben tertarik buat artikel review, des?
Ya, akhir-akhir ini aku suka banget blogwalking ke blog-blog kece yang suka ngereview sesuatu, apapun itu. Ada yang berbagi ulasan soal makanan yang mereka coba, buku yang mereka baca, kosmetik yang baru dibeli, atau tempat yang baru mereka kunjungi. Aku melihatnya kok kayaknya asik ya, ngobrolin dan berbagi pendapat tentang produk kesukaan kita ke orang banyak. Jadi aku juga mau coba dong.

Oke!

Kali ini aku bakal membahas soal varian mie Indomie terbaru yang sempat hits banget beberapa waktu kebelakang. 


Loh ini kan mie udah lama des, baru bahas sekarang?

Iyaa, aku ketinggalan nih guys. Baru nyoba makan ini sekarang. Jadi ceritanya meskipun aku ini anak kos, aku jarang banget beli mie instan kayak indomie ini. Nyetok di kosan pun enggak. 

Monday, November 14, 2016

Tumpeng Pertama untuk Ketiga




Halo! Apa kabar?
Sebelumnya aku mau mengucapkan selamat hari jadi yang ketiga kepada Mas Pacar. Semoga kita bisa menjadi sebuah tim yang semakin kuat dan saling menguatkan, seperti yang sejak lama diidamkan. Aamin. Hehe.

Meski sedang sakit dan berakhir basah kuyup diguyur hujan –ah, hujan selalu saja menyempatkan hadir dalam momen pentingku— tapi hari itu hari yang menyenangkan!

Ya, hari itu merupakan hari istimewa yang ingin aku rayakan dengan cara istimewa pula. Aku ingin memberikan satu kejutan yang walaupun tidak mewah tapi bermakna. Mikirnya sih sudah lama, berbulan-bulan sebelum hari H.
Apa ya?
Kalau melihat dari tren masa kini yang sering pula ditunjukan oleh teman-temanku di akun jejaring sosial mereka, kejutan anniversary itu identik dengan kue yang dihias dengan ucapan happy anniversary, kadang dilengkapi dengan pernak-pernik, tak lupa kado berupa barang kembar –seperti perayaan ulang tahun namun kali ini jauh lebih intim— dan dirayakan khusus berdua.

Perkedel Kentang Ala Desty




Resep Perkedel Kentang Ala Desty

Hasil :  6-7 potong perkedel
Bahan : 
2 buah kentang ukuran besar 
Sebatang daun bawang 
3 buah cabai merah, iris tipis (silahkan dilewati kalau tidak suka ya) 
Secukupnya ketumbar halus 
Secukupnya lada halus 
Bumbu Halus : 
2 buah bawang merah 
2 buah bawang putih 
Secukupnya garam 
Secukupnya gula (lewati kalau kurang suka manis)
Pencelup :1 butir telur ayam, kocok lepas.

Oseng Tempe Teri Kering Ala Desty






Resep Oseng Tempe Teri Kering Modifikasi Desty
Berdasarkan resep dari BundaeRafifachry

Bahan : 
2 papan tempe ukuran sedang 
Segenggam teri 
2 sdm gula merah, disisir halus 
2 sdm air asam jawa 
3 lembar daun jeruk 
1 ruas lengkuas, geprek 
Secukupnya garam dan gula 
Secukupnya minyak goreng
Bumbu Halus : 
7 buah bawang merah 
5 buah bawang putih 
8 buah cabai merah (bisa lebih kalau suka pedas) 
5 buah cabai rawit

Ayam Bacem Madu Ala Desty





Resep Ayam Bacem Madu Modifikasi Desty
Berdasarkan resep dari Silfi YantiPermatasari

Porsi : Dua s.d. empat orang.

Bahan :
6 potong ayam
2 lembar daun salam
1 ruas lengkuas, geprek lalu iris tipis
100 ml air asam jawa
1 sdm gula merah
1 sdm madu
2 sdm kecap manis
Secukupnya garam, gula, dan penyedap.
Secukupnya air

Bumbu Halus :
4 buah bawang merah
2 buah bawang putih
2/3 sdm ketumbar, sangrai

Resep Sambal Terasi Ala Desty




Resep Sambal Terasi Modifikasi Desty
Berdasarkan resep dari Kak Indria Putri

Bahan :
Satu buah terasi ABC
4 sdm minyak
Secukupnya air

Bumbu Halus :
4 buah bawang putih
10 buah cabai merah
5 buah cabai rawit

Begitu dapat resep langsung dieksekusi

Wednesday, September 7, 2016

Cerita Diet Sukses Ala Desty

Halo! Apa kabar?


Oi Des kemano be kau, dak liat apo blog ini lah jadi padang pasir saking lamonyo dak dibuka-buka? (Hei Des kemana saja kamu, tidak lihat ya blog ini sudah berubah menjadi padang pasir saking lamanya tidak dibuka lagi?)

Hehe, maaf.

Sebagai entri pembuka tahun ini (duh! Ini udah september, des) aku bakal sharing tentang salah satu pencapaian terbaikku dalam hidup (mungkin, haha!). Bahasanya gak usah terlalu formal ya, cuma mau berbagi cerita tentang progres penurunan berat badan yang aku jalani beberapa tahun ini.

Hah Desty diet?? Demi apo?? Kesambet dak? (Hah Desty diet?? Demi apa?? Kerasukan ya?)

Iya nih, aku sudah menjalankan program diet ini selama dua tahun lebih. Sebenarnya untuk hal yang satu ini, awalnya aku tidak mau cerita ke siapa-siapa kecuali orang terdekat. Alasannya sih sederhana. Kalau aku gagal, malu. Tapi sekarang jadi berubah pikiran gara-gara makin banyak yang kaget dan bertanya-tanya bagaimana caranya bisa sukses menurunkan berat badan. Walaupun tidak bisa dibilang sukses juga sih, hehe.