Wednesday, September 7, 2016

Cerita Diet Sukses Ala Desty

Halo! Apa kabar?


Oi Des kemano be kau, dak liat apo blog ini lah jadi padang pasir saking lamonyo dak dibuka-buka? (Hei Des kemana saja kamu, tidak lihat ya blog ini sudah berubah menjadi padang pasir saking lamanya tidak dibuka lagi?)

Hehe, maaf.

Sebagai entri pembuka tahun ini (duh! Ini udah september, des) aku bakal sharing tentang salah satu pencapaian terbaikku dalam hidup (mungkin, haha!). Bahasanya gak usah terlalu formal ya, cuma mau berbagi cerita tentang progres penurunan berat badan yang aku jalani beberapa tahun ini.

Hah Desty diet?? Demi apo?? Kesambet dak? (Hah Desty diet?? Demi apa?? Kerasukan ya?)

Iya nih, aku sudah menjalankan program diet ini selama dua tahun lebih. Sebenarnya untuk hal yang satu ini, awalnya aku tidak mau cerita ke siapa-siapa kecuali orang terdekat. Alasannya sih sederhana. Kalau aku gagal, malu. Tapi sekarang jadi berubah pikiran gara-gara makin banyak yang kaget dan bertanya-tanya bagaimana caranya bisa sukses menurunkan berat badan. Walaupun tidak bisa dibilang sukses juga sih, hehe.

Oke, balik lagi. Banyak yang bertanya bagaimana caranya aku menurunkan berat badan. Setiap kali ada yang bertanya, aku jawab “Ya, rajin olahraga saja sih” . Tapi ternyata saranku tidak begitu membantu, melihat banyak juga yang kembali curhat kalau mereka tidak berhasil. Bahkan ada yang salah jalan dan akhirnya malah memperparah keadaan tubuhnya. Karena itulah aku merasa terpanggil untuk menuliskan ini, semoga bisa sedikit membantu teman-teman yang ingin atau sedang berjuang.

Yang perlu diingat disini adalah aku bukanlah seorang dokter atau ahli dalam bidang diet. Aku disini hanya membagikan pengalamanku. Jadi jika ada pendapatku yang menurut kalian salah, tolong diberitahu di kolom komentar ya! Mari saling berbagi :D


Foto diatas yang sebelah kiri diambil kira-kira pada bulan oktober 2013. Sedangkan yang sebelah kanan adalah foto fullbody terbaru (2016). Aku memulai diet itu sekitar bulan februari 2014, tapi karena dulu aku jarang sekali foto fullbody jadi ya pakai yang itu saja. Tubuhku saat mulai diet kurang-lebih sama seperti foto before.

Awalnya aku orang yang sangat cuek dan percaya diri bahkan bisa dibilang over PD haha. Aku sama sekali tidak peduli dengan ledekan, cibiran, kata orang yang berkenaan dengan fisikku. Pelecehan verbal sudah jadi makanan sehari-hari sih sebenarnya, tapi memang aku orangnya terlampau cuek jadi semua itu sama sekali tidak berpengaruh padaku. Aku sama sekali tidak berpikir untuk menurunkan berat badanku.

Semua itu berhasil diubah oleh dua orang. Pertama, saat aku berpindah status menjadi mahasiswa. Salah satu temanku sedang menjalankan program diet yang lagi naik daun saat itu, Obsessive Corbusier’s Diet alias OCD. Bercanda, aku bertanya “Kamu ngapain diet-diet segala?”.

 Temanku pun menjawab dengan jujur, “Badan aku sudah besar banget, des. Berat badanku diatas rata-rata, dan gak sehat. Malu juga sih lihat teman-teman lain badannya oke semua gak kayak aku yang mbleduk ”.

 Oke, sebenarnya aku tidak ingat pasti jawabannya tapi kira-kira seperti itu haha. Jawaban yang sederhana dan sama sekali tidak menggurui apalagi menghakimi, jawaban yang entah kenapa bisa membekas sekali padaku. Rasanya itu gimana ya, kayak ada yang menonjok gitu. Dari situ aku mulai berpikir dan ngeh dengan keadaan sekitar.

“Benar juga ya, tidak ada yang obesitas seperti aku”

“Lihat deh des, teman-temanmu cantik-cantik, tubuhnya bagus-bagus tidak seperti kamu”

“Temanmu yang diet aja enggak separah kamu. Kamu jelek ih.”

Disitulah pikiran-pikiran seperti yang diatas muncul. Meski aku masih bisa bersikap ceria seperti biasa, tapi disaat yang sama aku mulai tidak percaya diri. Komentar orang yang sebelumnya tidak kudengar mulai menimbulkan luka. Muncul rasa insecure dan rasa tidak nyaman dengan diriku sendiri.
  
Kedua, orang yang berhasil merubah mindset-ku adalah Mas pacar. Setelah mendengar keluhanku, mas pacar mulai mendorongku untuk menjalankan diet. Alasannya sih dia sendiri beranggapan kalau berat badan berlebihan itu tidak sehat. Bisa dibilang Mas pacar ini adalah orang yang paling berjasa dalam progres dietku. Tukang marah-marah kalau aku sudah mulai malas, selalu mengawasi dan menyemangati biar aku tidak berhenti ditengah jalan. Wah, kalau tidak ada dia mungkin aku sudah menyerah duluan, haha.



Menurunkan berat badan tidaklah mudah. Apalagi jika BB yang harus diturunkan itu mencapai puluhan kilo. Tidak jarang hal itu membuat orang melempem, kehilangan motivasi, dan memilih jalan instan tanpa memikirkan konsekuensinya. Hal ini juga terjadi kepadaku.

Kesalahan pertamaku, tidak sabar dan bertindak gegabah. Awal perjalanan diet, aku memilih OCD sebagai metode dietku. Dengan metode ini aku berhasil menurunkan 4 kilogram. Merasa bahagia karena berhasil, aku mulai gegabah dan mengabaikan aturan main gara-gara tidak sabar. Aku menjalani OCD ekstrim, dimana aku cuma makan satu kali dalam satu hari. Iya sih, berat badanku turun lagi 4 kilogram dengan cara ini. Tapi seiring dengan itu, kesehatanku memburuk. Maagku jadi sering kambuh, dan puncaknya di awal tahun 2015 aku drop dan masuk RS karena sakit infeksi pencernaan. Gara-gara ini, aku harus berhenti diet dan istirahat penuh. Waktu satu tahun  pun terbuang, hiks! Satu-satunya yang harus disyukuri adalah berat badanku stabil.

Jadi, untuk yang sedang berjuang apapun itu metode yang kamu jalankan, tolong bersabar dan ikuti aturan mainnya ya. Jangan sepertiku inginnya cepat malah jadi lambat gara-gara tidak sabar.

Aku mulai belajar lagi dari awal. Aku mulai browsing dan mencari tahu cara menurunkan berat badan yang efektif. Disitu aku menemukan satu lagi kesalahan yang sudah aku lakukan yaitu sembarangan menjalani metode diet tanpa mengenali tubuhku sendiri.

Jadi, sebelum kita memulai program penting sekali untuk mengenal tubuh kita masing-masing. Pelajari aturan main metode diet yang ingin dijalankan, lalu pertimbangkan matang-matang apakah cocok dengan tubuh kita atau tidak. Ada temanku yang berhasil menurunkan BB dengan diet nasi –dia tidak mengkonsumsi nasi dan menggantinya dengan makanan lain— dan dia memangkas jam makannya. Metode itu tidak akan cocok untuk orang dengan penyakit pencernaan sepertiku. Carilah cara diet yang cocok dengan diri kita.

Yang perlu diingat juga, dalam menilai sanggup atau tidaknya menjalankan suatu metode diet tolong jangan pakai perasaan ya. HAHA. Nilainya berdasarkan penyakit apa yang pernah kita derita. Jika metode itu berpotensi membuat penyakit kita kambuh, jangan dilakukan. Cari metode lain.

Ada satu orang yang berjasa membantuku kembali ke “jalan yang benar” setelah kegagalanku sebelumya, yaitu kak Karina Rizkyta. Kak Karin ini benar-benar sumber inspirasi dan sangat menolong aku yang lagi tersesat ini haha. Aku tahu soal kak Karin secara tidak sengaja melalui ask.fm. 

 Jadi guys, kak Karin ini juga salah satu pejuang loh, dia berhasil melawan obesitas. Yang kerennya lagi, dia sama sekali tidak pelit berbagi ilmunya dalam hal menurunkan berat badan. Kan banyak tuh yang udah sukses menurunkan berat badan, tapi ga mau bagi-bagi tipsnya (aku dulu salah satunya, hehe. Maaf ya).
Kalian bisa cek sendiri jawaban-jawabannya di akun ask.fmnya ya! Aku salah satu yang sering bertanya dan minta saran padanya soal diet walaupun sering anonim (hehehe, maaf kak). Berkat kak Karin lah aku jadi tahu langkah-langkah yang harus aku ambil kalau mau memulai lagi perjalanan ini. Kak Karin juga sudah membuat video yang berisi cara-cara dia diet loh.



Beberapa tips yang aku terapkan dalam programku :

Niat dan motivasi. Semua harus diawali dengan niat, dan dilanjutkan dengan motivasi yang besar. Biar tidak kehilangan motivasi ditengah jalan, aku sarankan untuk membuat semacam daftar alasan kenapa sih ingin diet? Terus tujuan diet kita itu apa saja sih? Misal : biar tidak dibully orang lagi. Tulis di daftar itu. Baca ulang setiap kali merasa malas dan kehilangan motivasi.

Cari metode yang cocok dan nyaman, namun perhatikan juga keefektifannya. Yang ini udah disinggung di awal ya, dan akan dibahas dibagian berikutnya.

Ajak teman yang memiliki masalah yang sama untuk berjuang bersama atau jika tidak ada, cukup cari orang yang bisa memotivasi dan mengawasi kita dalam menjalankan diet. Poin ini sudah aku ceritakan sebelumnya. Hal ini penting supaya kita tidak “salah jalan”. Aku saja walaupun ada yang terus mengingatkan masih suka mangkir dari jadwal olahraga, hehe. Apalagi kalau tidak ada?

Tapi jadikan orang itu sebagai pengingat saja, tidak lebih. Selalu ingat alasan menjalankan diet itu untuk kebaikan diri kita sendiri, bukan orang lain.

Pasang target dan deadline. Berat badan yang menjadi target aku adalah 50 kilogram. Orang yang jadi role model aku itu Suzuki Airi. Role model ini diperlukan untuk menjaga motivasi kita. Terus untuk deadline, aku ingin mencapai targetnya sebelum akhir tahun. Doakan ya! Sebenarnya kemarin udah turun mendekati target, tapi naik lagi gara-gara liburan dan lebaran (halah, bilang aja teledor des!) huhu.

Suzuki Airi


Target dan deadline yang dipasang juga harus realistis. Mentang-mentang sedang semangat-semangatnya diet, kamu memasang target turun 10 kilogram dalam satu bulan. Itu bunuh diri namanya. Tapi juga jangan memasang target yang terlalu longgar. Pasang target yang masuk akal dan bisa dicapai dalam waktu singkat. Misalnya, target menurunkan 0,7 kilogram perminggu atau 1 kilogram per dua minggu.

Dokumentasi. Buat jurnal diet pribadi. isinya terserah, bisa catatan progress, curhat keluh kesah diet, tulis daftar kegagalan dan kesalahan apa yang terjadi selama diet agar tidak terulang lagi, atau kalau rajin catat juga makanan dan minuman yang dikonsumsi perhari. Oya, sebaiknya jangan terlalu sering menimbang berat badan. Resiko hilang motivasinya besar sekali soalnya, hehe. Disarankan untuk menimbang sebulan satu kali, atau kalau memang benar-benar kepo (kayak aku nih) maksimal satu kali seminggu.

Catatan kesalahan yang dilakukan

Grafik Berat Badan Desty


                Keuntungan yang aku rasakan dengan menuliskan progres yang sudah berhasil didapatkan, aku jadi tidak terburu-buru dan lebih menikmati setiap langkah yang ada. Catatan ini juga menjadi peringatan supaya tidak teledor dalam menjaga pola makan dan olahraga, karena bisa dilihat sendiri untuk mengurangi berat badan satu kilogram dalam satu minggu saja sudah sulit.

Perhatikan makanan. You are what you eat. Kalau dalam aspek yang ini, aku pribadi tidak membatasi jenis makanan yang bisa dimakan tapi lebih ke pembatasan kalori dan banyaknya. Karena aku tidak suka kalau dilarang-larang makan makanan tertentu haha. Jadi, aku tetap makan yang manis-manis, tetap makan gorengan, tapi dibatasi banyaknya. Sayur dan buah itu wajib ya.

                Minum air lemon dicampur madu pagi hari setelah tidur, dan teh hijau malam sebelum tidur. Teh hijau bisa merek apa saja. Aku pribadi paling suka teh hijaunya Tong Tji karena tidak asam dan ramah diperut. Kalau air lemon campur madunya sekarang aku ganti jadi teh hijau sih, karena lemon harganya mahal T_T (maklum, mahasiswa perantauan). Dapat info dari orang sih, lemon bisa digantikan dengan jeruk nipis tapi belum dicoba secara konsisten. Nanti kapan-kapan mulai dicoba lagi.

                Poin yang paling penting adalah Olahraga. Apapun metode diet yang kita pilih, olahraga tidak boleh tinggal.  Cari olahraga yang cocok dengan kita. Sesudah menonton video Kak Karina, aku langsung browsing dan akhirnya tahu kalau ternyata di Youtube ada banyak sekali channel-channel  yang menyuguhkan beragam bentuk olahraga indoor. Bahagia banget akhirnya bisa olahraga tanpa harus keluar kamar haha.

Beberapa channel favoritku antara lain : Joanna Soh, blogilates, lumowell, Fitness Blender, BeFit, dan superherofitnesstv. Selain video olahraga, mereka juga banyak memberikan tips terutama Joanna Soh. Aku belajar banyak banget dari dia huhu. Bahkan tips olahraga di bulan Ramadhan saja ada. Top deh.

Waktu pertama kali tahu, aku mikir, “duh, kenapa gak pernah terpikir ya dari dulu kemana aja sih des?”. Di situ aku merasa kuno.

Secara garis besar, sesi olahragaku itu terbagi menjadi :

1.       Pemanasan
Rekomendasi :


2.       Total body workout.
Olahraga yang melibatkan seluruh bagian tubuh. Rekomendasi : total body workout dari Lumowell dan Fitness Blender.

3.       Dance.
Bisa dance apa saja, bebas. Kalau aku suka dance dari grup-grup idolaku sih, seperti Buono!, C-ute, DBSK. Rekomendasi :




4.       Body part workout
Kalau ini biasanya aku make sistem hari. Jadi tentukan sendiri apakah hari itu Leg day, Abs Day, Arms day, atau Upper body day.

5.       Pendinginan
Rekomendasi :


Selain itu aku juga melakukan semacam yoga singkat untuk membantu melancarkan pencernaan. 




Videonya tidak terbatas itu saja sih. Silahkan cari yang lain juga, yang aku sebutkan cuma rekomendasi saja. Untuk melihat video yang lengkap dan lebih banyak lagi, silahkan dicek sendiri ya, daftar linknya sudah aku sediakan di bawah :D

Selain video dari Youtube, aku juga mencari-cari olahraga lainnya. Maklum, orangnya bosanan. Akhir-akhir ini lagi suka ikut program olahraga hariannya fatloss, workout, dan workoutprograms di Instagram. Jadi, mereka menyediakan program olahraga yang berganti setiap harinya. Patut dicoba bagi yang pembosan sepertiku haha :D




Foto kiriman Copyright Material© (@fatloss) pada

               
Foto kiriman Copyright Material© (@workoutprograms) pada



Foto kiriman Copyright Material© (@workout) pada



Yang terakhir dan yang tidak kalah pentingnya, Istirahat. Olahraga terus menerus itu juga tidak sehat loh guys. Harus ada harinya untuk istirahat biar ototnya bisa ‘bernafas’. Untuk permulaan, bisa diselang-seling antara hari olahraga dan hari istirahat. Kalau sudah terbiasa, bisa ditingkatkan jadi dua hari olahraga satu hari istirahat. Pokoknya dalam satu minggu harus ada hari istirahatnya.


      Begitulah kira-kira tips dan rutinitas program penurunan berat badanku. Alhamdulillah satu hutang sudah terbayar, haha. Satu hal lagi, apapun metode dan olahraga yang dilakukan akan berhasil jika dilakukan secara konsisten. Ini PR juga nih untuk aku yang juga masih suka tidak konsisten dan mangkir dari jadwal olahraga. Huhu. Semoga bermanfaat ya.

 Ayo berjuang sama-sama.

 Good Luck!



Daftar link akun rekomendasi Desty:

Karina Rizkyta : ask.fm | Youtube
Joanna Soh : Youtube | IG | Website
Blogilates : Youtube | IG | Website
Lumowell : Youtube
Fitness Blender : Youtube | IG | Website
BeFit : Youtube
superherofitnesstv : Youtube
fatloss : IG
workout : IG
workoutprograms : IG

28 comments:

  1. Replies
    1. Iya kak?
      Wah sayangnya aku belum tahu nih cara yang baik untuk menambah berat badan :D nanti insya Allah aku cari ya. Oh ya, olahraga itu penting loh walau pun mau gemuk, aku saranin kakak olahraga juga ya. Gak perlu terlalu intens, yang biasa aja. Biar badannya fit dan sehat.

      Delete
  2. Replies
    1. Kalau aku pribadi gak make jam makan :) aku makan kayak biasa, tapi porsinya disesuaikan tergantung target kita berapa. Intinya sih aku gak mau yang ribet hehe

      Delete
  3. Replies
    1. Ayo dicoba~^^
      Ini cara yang cocok untukku sih, kalau kamu cocok sama cara lain, silahkan. Yang penting olahraganya jangan tinggal ya :D
      Semangat!!

      Delete
  4. Aku sama nih kaya kak desty. Overweight tapi sok cuek padahal kepikiran. Bilang aja males gitu ya.
    Tapi kak, diet itu mahal gak sih? Kan harus ada buah sayur nah buah kan lumayan berat di kantong mahasiswa

    ReplyDelete
    Replies
    1. NAH INI NIH BENER BANGET HUAAA.
      Sebenernya yang berat itu buah sih yaa. Soalnya sayur itu murah dan hemat kok kalau kita mau masak sendiri. Rp20.000 buat budget sayur satu minggu itu udah banyak banget malah :D
      Masalah buah coba kalo bisa alihkan atau sisihkan uang untuk beli camilan dan jajan kamu untuk beli buah.

      Delete
  5. Sampai detik ini yang membuat saya kesulitan itu komitmen sama olahraga, kadang sebulan cuma beberapa kali aja, itu juga pas inget. Ada tips lagi ga buat bener2 memaksa diri agar menjalankan olahraga dengan kesadaran tinggi gitu... :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semua tergantung niat kamu seberapa kuat. Kalo aku sih tiap kendor semangat, aku bakal inget-inget lagi apa sih tujuan aku buat nurunin berat badan? Kalo kira-kira aku males olahraga bakal gimana efeknya ke berat badan aku?

      Aku saranin, coba deh kami buat list hal-hal yang ngebuat kamu pengen nurunin berat badan. Masukin semuanya bahkan hal-hal yang sepele, harus jujur juga. Kalo misal kamu tujuannya biar cantik, ya tulis biar cantik. Terkadang banyak orang yang gak jujur sama diri sendiri, pas ditanya kenapa mau nurunin BB jawabnya demi kesehatan, padahal motif paling besarnya untuk penampilan😂 Jujur dalam hal ini penting, karena suatu saat ketika kamu kehilangan arah dan semangat, kamu baca lagi list yang kamu buat, list yang isinya murni keinginan kamu, yakin deh semangat itu bakal balik lagi.

      Delete
  6. Olahraganya ini yg bikin saya malas, haha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. yaa ibaratnya kalau mau dapat uang ya mesti kerja, begitu juga dengan ini. Mau badan sehat harus usaha :D

      Delete
  7. wah iya bisa dicoba nih...aku juga pengin nurunin BB

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga cara saya cocok juga di mbaknya, semangat ya mbak :D

      Delete
  8. Kereeen. Jadi pen main ke IG nya. Hehe.
    Emg olahraga buat nurunin/naikin BB penting ya, cm ya itu biasanya pada males. Aq juga. Klo sabtu minggu godaan kasur tuh kuat banget. Jdnya molor lagi molor lagi. Niatna kurang kenceng hahaa.

    Smg ttp sehat selalu desty!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Olahraga itu penting. Kalau diet tanpa olahraga dikhawatirkan badannya kendor dan berat badannya bakalan kayak yoyo nanti.
      Ayo dilakukan sedikit-sedikit sambil memantapkan niat. Karena niat tinggal niat kalau tidak mengambil tindakan. hoho.
      Semangat mbak Tia :D

      Delete
  9. Wah, bookmark ah.maklum dah berumur, mulai susah nurunin berat badan. Makan dikit be, jadilah lemak.
    Bener diet gak bisa dilakukan sembarangan biar tetap sehat.
    Mokasih yo De Desty

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, harus hati-hati kalau nau diet. Pastikan cocok dengan keadaan tubuh kita. Kalau sembarangan nanti berpengaruh buruk ke tubuh.
      Sama-sama mbak Ety :)

      Delete
  10. Iyaa, aku juga lagi diet. Jadi tambah semangat liat postinganmu :D


    vinasaysbeauty.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, senang banget bacanya. Yang semangat ya mbak Vina. Semoga dietnya berhasil.
      Share juga dong perjalanan dietnya :D

      Delete
  11. wah aku jg lagi pengen diet. pas liat ini langsung buka, eh ternyata kuncinya di olahraga buat burn calories yah :") thank you for sharing, missy!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa. Bisa dibilang kalau golden key di diet aku ini olahraganya. Semangat ya dietnya, selain lihat yang aku silahkan riset metode diet yang lainnya yaa, soalnya keadaan dan kebutuhan setiap orang kan berbeda-beda ;) Good luck!

      Delete
  12. Selamat ya des buat keberhasilannya semoga targetnya bisa tercapai. Btw aku tipikal yang gampang naik gampang turun (timbangannya), jadi gak perlu diet, skripsi aja udah sukses buat nurunin berat badan dan liburan+mudik bisa langsung naik lagi jadi aku gak pernah ngerasain yg namanya diet apalagi yg serius gini. Aku jg follow karina di ask fm, ternyata desti trmsuk salah satu anon2nya :D Yg jelas aku setuju kalo olahraga adalah yg terpenting. Sekali lagi semoga sukses dan teruslah berbagi pengalaman :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih tiyaaak. Huhu iyaa, tipe tubuh kamu itu tipe yang bikin iri tauu :')

      Delete
  13. niat banget ya mbak, dulu juga saya kepengen punya tubuh ideal, tapi sekarang udah ga pengen2 banget. yang penting kantong isinya ideal hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih niatnya besae banget :D sayang sama diri sendiri kenapa enggak, ya kan?

      Delete
  14. Wah mbak jadi cantikan ya kalo kurus gitu!!~♡

    ReplyDelete